Nominal Token Listrik – PLN Prepaid per 1 Oktober 2015 – Media Online Pendaftaran Agen Pospay Plus Loket Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

Nominal Token Listrik – PLN Prepaid per 1 Oktober 2015

Nominal Token Listrik per 1 Oktober 2015, Harga Pulsa Listrik yang Baru 1 Oktober 2015

Ketersediaan Nominal Token Listrik di Aplikasi Pospay Versi 4.0.3.1

Mulai Hari ini, Kamis, 1 Oktober 2015
PLN hanya meberlakukan Nominal Token Listrik / Voucher PLN Prepaid atau Pulsa (Token) Listrik dengan 8 pilihan, Minimal Rp 20.000,- dan Maksimal Rp 10.000.000,-

 

Denom-PLN-Prepaid per 1 Oktober 2015, harga baru Token-Listrik di Pospay per 1 Oktober 2015

Artinya, Pelanggan tidak bisa lagi Membeli Token Listrik dengan Nominal lain-lain, misal Rp 30.000, Rp 40.000 dst.

 

Kebijakan baru juga mulai diterapkan per 1 Oktober 2015, yaitu:

Biaya Admin tidak atau belum dimasukkan ke dalam Biaya Potongan di Nominal Voucher. Artinya, jika dulu sebelum Kebijakan baru ini diterapkan Nominal Voucher Token Listrik dikenakan pemotongan biaya-biaya berupa (PPN, PPJ, Materai, Admin).

 

Kebijakan lama, Biaya Admin, dan biaya-biaya lain dipotongkan dalam Nominal Voucher, dengan rincian sebagai berikut:

  • Pajak Penerangan Jalan (PPJ), sesuai UU No. 28 Tahun 2009. Yang diterapkan sesuai kebijakan Daerah masing-masing.
  • Pajak PPN
  • Biaya Materai (Nominal Voucher Rp 250.000 s/d Rp 1.000.000).
  • Biaya Admin (Bank/ Pos).

Sisa Rupiah Nominal Voucher baru dibagikan dengan Biaya Tarif per Kwh Token Listrik, maka di dapat Jumlah Kwh nya.

NB: Biaya Admin dipotongkan dari Nominal Voucher, Jumlah Kwh (minim).

 

Bagaimana dengan sekarang, setelah Kebijakan baru ???

Nominal Voucher Token Listrik hanya dikenakan pemotongan biaya-biaya, diantaranya :

  • Pajak Penerangan Jalan (PPJ), sesuai UU No. 28 Tahun 2009. Yang diterapkan sesuai kebijakan Daerah masing-masing.
  • Pajak PPN
  • Biaya Materai (Nominal Voucher Rp 250.000 s/d Rp 10.000.000).

Sisa Rupiah Nominal Voucher baru dibagikan dengan Biaya Tarif per Kwh Token Listrik, maka di dapat Jumlah Kwh nya.

NB: Biaya Admin belum dipotongkan dari Nominal Voucher, Jumlah Kwh (Bertambah).

 

Jadi, berapa Biaya yang harus dibayarkan Pelaggan ke Petugas/ Agen Pospay ???

Jumlah yang harus dibayarkan adalah = Nominal Voucher yang di Beli + Biaya Admin

Contoh:

  • Nominal Voucher Rp 20.000 = Rp 22.500,-
  • Nominal Voucher Rp 50.000 = Rp 52.500,-
  • Nominal Voucher Rp 100.000 = Rp 102.500,-
  • Nominal Voucher Rp 200.000 = Rp 202.500,-
  • Nominal Voucher Rp 500.000 = Rp 502.500,-
  • Nominal Voucher Rp 1.000.000 = Rp 1.02.500,-
  • Nominal Voucher Rp 5.000.000 = Rp 5.002.500,-
  • Nominal Voucher Rp 10.000.000 = Rp 10.002.500,-

 

Diharapkan Kepada Agen Pospay Binaan kami, bisa mensosialisasikan Kebijakan yang baru ini dari PLN dan PT. Pos Indonesia (Persero) tentang Nominal Voucher yang tersedia dan Biaya Admin yang Baru Rp 2.500,-. Sehingga Pelanggan bisa memahami nya dengan baik.

 

Berikut penjelasan tentang Beli Token Listrik, dapat “Rupiah” atau “kWh”? Simak Video Berikut


Sumber video: Youtube

 

Penting:

Kepada Rekan-rekan Agen Pospay yang masih mengalami kendala transaksi PLN Prepaid, silahkan di simak Berita update per tanggal 29 September 2015, dan 01 Oktober 2015. Cek DISINI.

 

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam Pospay.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *